• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Top Working, Solusi Agar Durian Indonesia Tak Tertinggal dari Negara Tetangga

Top Working, Solusi Agar Durian Indonesia Tak Tertinggal dari Negara Tetangga

  • 06 Juni 2024, 10:30 AM
  • Buah
  • HORTI INDONESIA

Jakarta, hortiindonesia.id - Top Working merupakan salah satu upaya budidaya pohon durian yang dapat dilakukan secara mandiri. Teknik budidaya ini merupakan sebuah solusi untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dari negara-negara penghasil durian lainnya, misalnya Thailand.

Indonesia saat ini terbilang telah tertinggal dari negara lain dalam hal perdurianan. Padahal, pada tahun 2022 Indonesia tercatat sebagai produsen durian terbesar di dunia yang angka produksinya mencapai 1,7 metrics tonnes.

Luasan kebun durian di Indonesia juga meningkat dari tahun ke tahun. Pasuruan, daerah utama penghasil durian di Indonesia adalah Pasuruan dengan produksinya yang mencapai 108 juta ton.

Varietas durian di Indonesia juga sangat variatif, dari total 114 varietas durian di Indonesia yang sudah dirilis, terdapat 11 varietas unggulan di antaranya Namlung Petaling, Klamunod, Si Blih, Matahari, Petruk, Kromo Banyumas, Malika, Lai Mas, Balqis.

Namun, varietas-varietas unggul di tiap daerah Indonesia disebut belum selaris dan sepopuler monthong Thailand dan Musang King Malaysia. Indonesia dapat mengejar ketertinggalan perdurianan dari negara-negara seberang dengan melakukan top-working pada pohon durian.

Sehingga, Indonesia bisa lebih unggul dalam segi produktivitas maupun kualitas durian agar selanjutnya dapat menjadi raja durian yang rajin ekspor ke negara-negara lain.

Hal ini disampaikan oleh pakar buah durian sekaligus pendiri Yayasan Durian Nusantara, Dr. Ir. Mohamad Reza Tirtawinata, M.S. dalam webinar bertajuk “Membangun Perdurianan Nusantara Menuju Raja Durian Dunia” yang diadakan oleh PERHORTI pada tanggal 1 Juni 2024.

Metode top working dilakukan dengan cara menyambung tunas durian dari varietas/aksesi durian unggul pada pohon yang sudah tidak produktif. Teknik ini akan membuat pohon durian akan mulai aktif berproduksi 2 tahun kemudian.

Berikut ini adalah tata cara melakukan top-working pada pohon durian:


Baca Juga: Kolaborasi Kementan-JICA Tingkatkan Kesejahteraan Petani Jawa Barat

  1. Potong batang pohon induk dan sisakan sekitar 1 meter tingginya dari permukaan tanah.
  2. Sterilisasi pisau dengan alkohol sebelum memotong bagian antar akulit kayu dan batang pohon.
  3. Buatlah celah antara kulit kayu dan batang pohon sedalam 5-7 cm menggunakan pisau.
  4. Carilah entres yang memiliki paling sedikit 2 mata tunas dengan panjang 15-25 cm dan sayat entres ke arah miring di dua sisinya, kemudian sisipkan entres ke celah yang telah dibuat (satu pohon minimal 2 entres).
  5. Ikat batang pohon dan entres menggunakan plastik parafilm dan tutup menggunakan plastik kecil transparan selama 1-1,5 bulan.
  6. Perhatikan batang entres, jika berhasil batang entres akan muncul dengan tunas baru berwarna hijau.

Indonesia dinilai dapat memperbanyak produksi durian melalui metode vegetatif seperti sambung pucuk menjadi penting karena dapat menggabungkan karakter batang bawah yang kuat dan pucuk yang memiliki kualitas unggul.

Namun, pemilihan batag bawah durian menjadi suatu bahan penelitian yang penting di masa depan karena dapat mempengaruhi produktivitas durian tergantung dengan batang bawahnya walaupun menggunakan tunas pucuk okulasi yang unggul.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 06 Juni 2024, 10:30 AM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 06 Juni 2024, 10:30 AM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 06 Juni 2024, 10:30 AM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 06 Juni 2024, 10:30 AM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved