• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Ambassador Agrihorti 1 Tahan Penyakit Antraknose

Ambassador Agrihorti 1 Tahan Penyakit Antraknose

  • 30 Januari 2020, 12:46 PM
  • Sayur, InovTek, Budidaya

JAKARTA, Hortiindonesia.com – Bawang merah Ambassador Agrihorti 1 tampaknya sangat cocok dibudidayakan buat petani. Pasalnya varietas bawang teranyar ini tahan terhadap penyakit antraknose. Penyakit ini sering muncul di saat musim hujan ini yang membuat lembab iklim.

 Penyakit antraknosa ini sangat cepat berkembang biak dan menular pada kondisi kelembaban udara tinggi. Tanaman bawang merah yang terinfeksi akan mati dengan cepat, mendadak dan serentak. Di Brebes sebagai sentra produksi bawang merah penyakit ini disebut penyakit otomatis.

 Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) terus mendorong varietas-varietas sayuran unggulan yang dihasilkan bisa diketahui masyarakat secara luas. Salah satunya adalah varietas bawang merah Ambassador Agrihorti 1.


Baca Juga: Ini Solusi Holistik dan Berkelanjutan Kementan untuk Bawang Merah di Brebes

 Bawang merah (Allium cepa L.) merupakan tanaman salah satu tanaman unggulan Indonesia. Kebutuhan bawang merah semakin meningkat karena hampir semua masakan membutuhkan komoditas rempah satu ini.

 Bawang merah Ambassador Agrihorti 1 merupakan varietas yang baru di lepas pada tahun 2019. Jenis ini merupakan hasil persilangan antara bawang merah varietas Trisula dan bawang merah varietas Bali Karet.

 Selain tahan terhadap terhadap penyakit antraknose (colletotricum gleosporoides), bawang merah Ambassador Agrihorti 1 memiliki keunggulan antara lain mempunyai bentuk umbi tinggi bulat, mempunyai ketahanan, umbi berdiameter besar, dengan warna umbi ungu tua (greyed purple group RHS 187 C).

 Varietas ini dapat beradaptasi di dataran tinggi, hasil umbi 11,63 – 14,51 ton/hektar, daya simpan umbi mencapai 3 bulan, umur panen 71 hari setelah tanam.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 30 Januari 2020, 12:46 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 30 Januari 2020, 12:46 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 30 Januari 2020, 12:46 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 30 Januari 2020, 12:46 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved