• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Harga Cabai di Kabupaten Kediri Naik Signifikan, Capai Rp 73.000 per Kilogram

Harga Cabai di Kabupaten Kediri Naik Signifikan, Capai Rp 73.000 per Kilogram

  • 24 Februari 2025, 1:15 PM
  • Buah
  • HORTI INDONESIA

Kediri, hortiindonesia.com - Harga cabai di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri, mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, per 23 Februari 2025, harga beberapa jenis cabai melonjak tajam dibandingkan harga normalnya.

Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan drastis adalah cabai rawit merah. Varian "Brengos 99" dan "Ori 212" kini dijual dengan harga Rp 73.000 per kilogram, naik dari harga normal Rp 28.000. Kenaikan ini mencapai 160,7% atau sebesar Rp 45.000. Varian lainnya seperti "Asamor 043" juga mengalami lonjakan harga hingga Rp 45.000.

Cabai merah besar pun turut mengalami kenaikan, dengan harga varian "Gada MK" naik dari Rp 24.000 menjadi Rp 39.000 per kilogram. Begitu pula dengan cabai merah keriting, seperti "Boos Tavi," yang kini dijual Rp 33.000 per kilogram, naik Rp 10.000 dari harga normal Rp 23.000.

Penyebab Kenaikan Harga Cabai

Kenaikan harga ini diduga akibat pasokan yang berkurang dari daerah penghasil utama seperti Kediri, Blitar, Jombang, dan Nganjuk. Selain itu, meningkatnya permintaan di beberapa wilayah tujuan distribusi seperti Jabodetabek dan industri pengolahan juga turut mempengaruhi lonjakan harga di pasar lokal.


Baca Juga: PENGUSAHA JAMU MINTA KEMENTAN BANGUN FOOD ESTATE BIOFARMAKA

Berdasarkan laporan terbaru, pasokan cabai dari Kabupaten Kediri tersebar ke berbagai wilayah:

  • Jabodetabek: 17 ton
  • Industri melalui Glower: 15 ton

Jika tren ini terus berlanjut, harga cabai diperkirakan akan tetap tinggi hingga beberapa minggu ke depan. Para petani dan pedagang berharap kondisi cuaca membaik dan pasokan kembali stabil agar harga dapat turun ke tingkat yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 24 Februari 2025, 1:15 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 24 Februari 2025, 1:15 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 24 Februari 2025, 1:15 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 24 Februari 2025, 1:15 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved