• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Komitmen Dirjen Horti Melakukan Percepatan Produksi

Komitmen Dirjen Horti Melakukan Percepatan Produksi

  • 18 Januari 2021, 7:22 PM
  • Kilas
  • HORTI INDONESIA
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura telah menetapkan langkah strategis untuk mendorong percepatan pembangunan hortikultura. Salah satunya dengan Gerakan Mendorong Produksi (Gedor Horti) yang mampu meningkatkan daya saing serta ramah lingkungan hortikultura.
 
Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto mengatakan bahwa pelaksanaan Gedor Horti akan dilakukan melalui paradigma atau konsepsi baru yaitu membangun hortikultura pro petani secara terintegrasi. 
 
"Kemudian pengembangan kawasan buah mengacu pada pengembangan kampung-kampung, bantuan sarana prasarana pascapanen dan pengolahan diberikan satu paket, seluruh benih bermutu untuk pengembangan kawasan disiapkan oleh Direktorat Perbenihan Hortikultura, dan pengembangan kelembagaan ekonomi petani atau pertanian korporasi," kata Anton di rapat kerja nasional percepatan pengembangan hortikultura, Senin, 18 Januari 2021.
 
Anton mengatakan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Joko Widodo untuk segera melakukan penguatan sektor pertanian, mulai dari aktivitas on farm hingga off farm guna memberikan nilai tambah usaha tani, serta mendukung program Kementan.

Baca Juga: Indonesia di Ambang Krisis Bawang Putih, Begini Saran dari Ahli

 
"Kami meminta semua jajaran dan stakeholders terkait agar bekerja bersama-sama. Semua memastikan pelaksanaan dan tercapainya tujuan akhir dari Program Gedor Horti. Juga Pengembangan 1000 Kampung Komoditas Hortikultura dapat terwujud," katanya.
 
Sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menilai pengembangan hortikultura harus dilakukan melalui terobosan khusus atau dengan cara extraordinary dan inovatif. Menurutnya, langkah-langkah yang sebelumnya tidak berhasil harus ditinggalkan dan mencari cara-cara yang baru.
 
"Optimasi potensi keberadaan petani milenial sebagai salah satu agen perubahan perlu dilakukan untuk manajemen agribisnis yang lebih baik, dan tanggap terhadap kemajuan teknologi selaras dengan dinamika perubahan lingkungan strategis nasional dan global," tutupnya.
 
Syahrul berharap dengan terobosan baru di sub sektor hortikultura dapat menjadikan hortikultura sebagai penopang perekonomian nasional, serta semakin nyata dan pertanian tetap menjadi sektor andalan.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 18 Januari 2021, 7:22 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 18 Januari 2021, 7:22 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 18 Januari 2021, 7:22 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 18 Januari 2021, 7:22 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved