• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. PELUANG EKSPOR BUAH YANG TERBUKA KE EROPA HANYA BUAH ORGANIK

PELUANG EKSPOR BUAH YANG TERBUKA KE EROPA HANYA BUAH ORGANIK

  • 21 Januari 2021, 3:31 PM
  • Buah, Kilas

Jakarta, Hortiindonesia.com

Indonesia belum banyak mengekspor buah tropis ke Uni Eropa. Saat ini boleh dikatakan hanya satu perusahaan saja yang rutin mengekspor buah tropis organik ke pasar ini dengan angkutan udara. Persyaratan ekspor semakin ketat sehingga ke depan peluang yang terbuka untuk ekspor buah tropis hanya buah organik saja. Wahida, Atase Pertanian RI di KBRI Brusel menyatakan hal ini.

UE adalah kawasan yang sangt  berperan aktif  dalam menghadapi  perubahan iklim dunia, menjaga lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati. Karena pertanian khususnya produk segara yang dikomsumi masyarakatnya didorong semakin organik baik yang diproduksi sendiri maupun yang diimpor.

Dalam bidang pertanian UE sudah menetapkan sampai tahun 2030 pengurangan penggunaan pestisida sampai 50%, pengurangan penggunaan bahan aktif berbahaya 50%, memastikan tidak terjadi penurunan kualitas lahan  dan mengurangi penggunaan pupuk kimia 20%, lahan organik minimal 25%.

“Dengan target pertanian mereka seperti itu maka setiap ekpor produk pertanian segar juga setiap tahun kandungan residu pestisidanya selalu dievaluasi dan dibuat lebih rendah. EU juga sangat tinggi standarnya terhadap lalat buah,” katanya.


Baca Juga: Sehat dan Segar, Ini Cara Bikin Infused Water

Daftar komoditas  tropis yang harus diperiksa residu pestisidanya adalah lemon, jeruk nipis lime, mete, kelapa, jambu air, pisang, mangga, papaya, durian, bawang merah. Standar keamanan pangan pasar UE  akan ketat dan rigid.

“ Tracebility, safety dan sustainability  jadi credence attribute yang melekat pada setiap ekspor pangan ke Eropa. Produk k pangan yang dilengkapi narasi lingkungan jadi pilihan. Komodtas pangan yang unik, khas, organik, preserve, biodiversity akan memiliki pasar yang bagius di Eropa,” katanya.

Peluang lain supaya persyaratan tidak terlalu ketat adalah produk olahan. Masyarakat Eropa untuk sarapan pagi mayoritas minum juice jeruk. Peluang ini bisa dimanfaatkan untuk mengekspor juice jeruk baik dalam bentuk segar atau beku.

Eksportir juice jeruk terbesar ke Eropa adalah Brasil, disusul Amerika Serikat, Kostarika dan Meksiko. Sedang eksportir juice jeruk ke Eropa adalah Meksiko, Brasil, Mesir, Turki dan Afrika Selatan.

 

 

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 21 Januari 2021, 3:31 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 21 Januari 2021, 3:31 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 21 Januari 2021, 3:31 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 21 Januari 2021, 3:31 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved