• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Pemerintah Menggenjot Tanaman Hias

Pemerintah Menggenjot Tanaman Hias

  • 21 Oktober 2018, 12:22 PM
  • Tanaman Hias
  • HORTI INDONESIA

Demi memperkuat perekonomia pemerintah menggenjot semua sektor termasuk tanaman hias seperti tanaman Bambu Suji dan Lidah Mertua.

“Komoditas pertanian yang bernilai ekonomi tinggi atau ekspor sangat banyak, diantaranya budidaya tanaman hias seperti bunga Bambu Suji dan Lidah Mertua yang permintaan ekspornya sangat tinggi,” kata Direktur Jenderal Hortikuktura Kementerian Pertanian, Suwandi.

Melihat hal ini, Suwandi berkomitmen untuk meningkatkan volume ekspor tanaman hias tersebut dan mendorong pengembangan budidayanya melalui pola kemitraan. Petani binaan akan diperluas dan kelembagaan petani pun diperkuat, sehingga budidayanya berskala korporasi.

“Ke depan, kita akan mendorong pengembangan budidaya Bambu Suji dan Lidah Mertua melalui pola kemitraan. Peluang budidayanya besar dan dilakukan petani. Jadi kita bina petaninya dan petani binaan diperluas,” ungkap Suwandi.

Harapannya, menurut Suwandi, tidak hanya dapat meningkatkan volume ekspor tapi juuga meningkatkan pendapatan sampingan bagi petani yang mata pencaharian utamanya adalah menanam padi atau sayuran. Bahkan peluangnya usahanya sangat besar, karena budidadanya bisa pakai pekarangan rumah.

Sementara itu, Eksportir tanaman hias sekaligus pemilik CV. Asia Prima, Tarempa Patuo mengakui bahwa ekspor tanaman hisa cukup menjanjikan.

Terbukti, budidaya kedua jenis tanaman hias ini, sudah dilakukan oleh petani, sehingga membangun pola kemitraan dengan ratusan petani. Bambu Suji dirangkai dalam berbagai bentuk, seperti Pagoda, Guci dan Nanas. Harga per rangkai bervariasi yakni Rp 15.000 sampai Rp 150.000.


Baca Juga: DURIAN INDONESIA 85% MASIH TUMBUHAN ALAM, BELUM BISA PENUHI SYARAT KOMERSIAL

“Bambu Suji kami ekspor ke Korea, Singapore, Malaysia dan Australia, bahkan Amerika. Dari tahun ke tahun trennya terus meningkat. Kalau Lidah Mertua diekspor ke Korea dan Singapore,” terang Tarempa.

Lebih lanjut, menurut Taremapa, tingginya permintaan ekspor Bambu Suji tersebut karena telah bergesernya pemanfaatan . Dulu, kebutuhannya musiman yakni untuk tahun baru Korea, namun sekarang sudah bergeser sebagai tanaman hias untuk dekorasi di dalam rumah, sehingga permintaanya sangat tinggi.

“Permintaan dari Belanda pun belum bisa dipenuhi. Ini bisnis di sektor pertanian yang sangat menguntungkan dan nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Tarempa.

Bahkan Tarempa menerangkan, ekspor Bambu Suji rata-rata 2 kontainer per minggu, dan nilainya Rp 600 juta, sehingga per tahunya bisa mencapai Rp 32 miliar. Sementara Lidah Mertua diekspor dua kali per bulan, dengan nilai ekspor Rp 3 miliar per tahun.

“Coba kalau seratus perusahaan tanaman hias seperti ini, kita bisa penuhi permintaan ke banyak negara. Volume ekspor naik, pertumbuhan ekonomi kita makin membaik, negara kita semakin hebat di mata negara-negara lain,” Harap Tarempa.

Karena itu, Tarempa sangat mengapresiasi sekali upaya pemerintah yang mau mendorong budidaya tanaman hias ini. Pihaknya juga berterima kasih atas pelayanan Kementan yang mempermudah izin ekspor ini. Jika dulu butuh yang lama, sekarang dengan sistem online menjadi cepat dan gratis.

“Kami yakin, jika usaha ini semakin luas, perekonomian masyarakat pedesaan semakin maju,” tutur Tarempa. YIN

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 21 Oktober 2018, 12:22 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 21 Oktober 2018, 12:22 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 21 Oktober 2018, 12:22 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 21 Oktober 2018, 12:22 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved