• Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Profil
    Redaksi Hubungi Kami
  • Beranda
  • Berita
  • Event
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Sejarah
  • Hubungi Kami
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Produksi Bawang Merah dan Cabai Ditargetkan Naik 7 Persen

Produksi Bawang Merah dan Cabai Ditargetkan Naik 7 Persen

  • 13 Februari 2020, 2:46 PM
  • Sayur, Kilas, Budidaya

JAKARTA, Hortiindonesia.com – Direkorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi bawang merah dan cabai akan meningkat sebesar tujuh persen pada 2020 ini. Target ini ditempuh melalui optimalisasi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp6,39 triliun.

 "Kita targetkan untuk tahun 2020 karena hortikultura prioritas nasionalnya di dua komoditas, yakni cabai dan bawang merah, kita targetkan ada peningkatan tujuh persen," ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Prihasto Setyanto di Jakarta, Selasa (11/2).

 Prihasto menyebutkan, produksi bawang merah pada 2019 mencapai 1,52 juta ton. Pada tahun ini, produksinya ditargetkan sebesar 1,66 juta ton dan pada 2024 sebesar 2,13 juta ton. Luas areal bawang merah mencapai 157.808 hektar (Ha) dengan tingkat produktivitas 9,62 ton per Ha. Lahan bawang merah terletak di 33 provinsi di 175 kabupaten.

Sedangkan produksi cabai besar sebesar 1,27 juta ton pada 2019. Tahun ini produksinya ditargetkan mencapai 1,35 juta ton. Dengan target peningkatan tujuh persen per tahun, produksi cabai besar pada 2024 diharapkan mencapai 1,77 juta ton.


Baca Juga: Lewat Festival, Jateng Optimis Pacu Ekspor Buah-buahan Lokal

Luas panen cabai besar saat ini mencapai 144.391 Hadengan produktivitas rata-rata sebesar 8,77 ton per Ha. Lahan tersebut terletak di 33 provinsi dan 225 kabupaten/kota.

Sementara itu, produksi cabai rawit pada 2019 tercatat sebanyak 1,37 juta ton dan ditargetkan mencapai 1,47 juta ton pada 2020. Produksi cabai rawit pada 2024 diharapkan mencapai 1,92 juta ton.

Luas panen cabai rawit saat ini mencapai 177.581 Ha dengan tingkat produktivitas 7,8 ton per Ha. Lahan panen cabai rawit berada di 33 provinsi dan 219 kabupaten.

Upaya peningkatan produksi juga dilakukan melalui penyediaan benih unggul, penerapan teknologi budi daya ramah lingkungan, dukungan pengairan, dan alat mesin pertanian, serta penyediaan informasi iklim dan penguatan SDM melalui Kostra Tani.

Berita Terkait

WAJIB DICICIPI : DURIAN BAWOR ASLI BANYUMAS

  • 13 Februari 2020, 2:46 PM

Kementan Perluas Areal Tanam Bawang Putih di Lereng Gunung Wilis Tulungagung

  • 13 Februari 2020, 2:46 PM

Awal Kisah Pisang Mas Tanggamus Go Internasional

  • 13 Februari 2020, 2:46 PM

Brebes Panen Bawang Merah Setiap Hari

  • 13 Februari 2020, 2:46 PM

Berita Terpopuler

  • Keren, Aplikasi Ini Bisa Identifikasi Aneka Jenis Tanaman
    22 Januari 2019, 11:45 AM
  • Kenali Ragam Jenis Alpukat: Mentega, Miki, sampai Kendil
    07 Mei 2024, 1:00 PM
  • Kenali Tiga Tahap Fase Pertumbuhan Tanaman Jagung
    18 Maret 2024, 10:53 AM
  • 10 Jenis Durian Terpopuler di Indonesia, Enak dan Legit!
    01 Oktober 2024, 3:58 PM
  • Cara Menanam Pohon Mangga dan Tips Agar Cepat Berbuah
    29 April 2024, 11:31 AM
  • VARIETAS KENTANG YANG COCOK DIOLAH JADI KERIPIK
    06 November 2019, 4:25 PM
  • Menanam Stroberi dengan Sistem Hidroponik
    11 September 2018, 11:23 AM
  • DIRIKAN INDUSTRI OLAHAN HORTIKULTURA UNTUK PRODUK GRADE RENDAH YANG TIDAK LAKU DI PASAR SEGAR
    19 Agustus 2024, 6:53 PM
  • Sunpride Pecahkan Rekor MURI untuk Pajangan Pisang Terbanyak
    02 Juni 2024, 5:11 PM
  • PEMULIAAN UNTUK HASILKAN VUB JERUK
    18 Juni 2024, 1:11 AM

Kategori Berita

  • Buah
  • Sayur
  • Herbal
  • Tanaman Hias
  • Gaya Hidup
  • Tips & Trik
  • InovTek
  • Jelajah
  • Sosok
  • Etalase
© Hortikultura Indonesia 2018 - 2026. All Right Reserved